Home News Dosen Tamu Spesial di Akhir Minggu ke-3 Fast Track Program Kridawisata
News

Dosen Tamu Spesial di Akhir Minggu ke-3 Fast Track Program Kridawisata

Akhir minggu ke-3 tepatnya Jum’at (7/5), Fast Track Program Kampus Kridawisata menghadirkan dosen tamu spesial. Tidak tanggung-tanggung, 2 narasumber yang memberikan materi sebelum masa libur lebaran ini adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung DR. Edarwan, S.E., M.Si serta seorang traveler yang juga Kepala Bidang Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung.

Pada kesempatan kali ini, Fast Track Program Kampus kridawisata dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom. Sesi pertama diisi oleh Edarwan, kemudian dilanjutkan sesi kedua oleh Arief Nugroho dari tempat terpisah. Selesai acara, Travel2Lampung berkesempatan mewawancarai keduanya secara langsung.

“Dapat saya katakan bahwa program fast track class yang dihadirkan Kridawisata ini sangat strategis. Jika kita bicara keadaan sebelum pandemi, dan dengan didukung infrastruktur jalan tol, kemudian dermaga bakauheni, maka minat para pengunjung untuk datang ke Lampung itu sangat tinggi. Saya yakin, bahwa setelah pandemi ini akan menjadi ledakan, atau jangan-jangan dua kali lipat minat wisatawan untuk datang ke Lampung. Semua itu nantinya kan, akan membutuhkan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik ini kan sangat ditentukan oleh SDM-nya. Jadi fast track ini saya lihat sebagai langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan akan SDM, khususnya di bidang pariwasata, untuk memberikan pelayanan yang baik kepada para wisatawan,” ujar Edarwan.

Kridawisata Pendaftaran
Baca juga:  Kampus Kridawisata Bandar Lampung ๐Ÿซ Menerima Lulusan SMA-SMK/Sederajat

Menurutnya, saat ini kebutuhan SDM dan tingkat pertumbuhan pariwisata di Lampung tidak imbang. Program fast track dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan SDM. Dia pun menilai apa yang dilakukan oleh Kridawisata ini sangat membantu pemerintah Lampung. Tidak lupa, Edarwan menyampaikan pesannya untuk para peserta agar tetap semangat dalam menyelesaikan study, mengingat masa pandemi ini merupakan suatu tantangan sekaligus peluang.

“Pesan saya bagi mereka para peserta program ini adalah, era pandemi ini jangan dijadikan sebagai suatu masalah. Malah, harus dijadikan sebagai peluang untuk para peserta. Peluangnya adalah bagaimana setelah pandemi ini mereka sudah siap bekerja. Siap dengan konsep-konsep, ide, dan juga kreatifitas yang didapat selama mengikuti program ini. Dan yang jelas, artinya di depan mata, saat ini Pemprov Lampung kan sedang membangun kawasan wisata terpadu di Bakauheni. Itu jelas membutuhkan SDM baik, dari D-1, D-2, D-3 bahkan sampai sarjana. Kita bisa bayangkan ya, artinya kawasan wisata terpadu Bakauheni itu akan mengelola berapa banyak orang. Saya sampaikan lalu lintas manusia di Bakauheni itu sekitar 23 juta dalam setahun. Jadi, misal sepuluh sampai dua puluh persen yang mampir untuk menikmati kawasan wisata di Lampung, berapa banyak kita membutuhkan tenaga. Yang menjadi persoalan kami sebelum ini, menyangkut dan menyiapkan SDM nya. Jadi, Kridawisata ini, saya lihat, ini yang paling strategis dan efektif untuk memenuhi kebutuhan SDM-nya. Target kami, tiga sampai empat tahun untuk membangun Bakauheni. Jadi seiring ini, nanti begitu mulai operasional tenaga dari Kridawisata sudah siap,” jelasnya.

Baca juga:  Ketua IHGMA Lampung dan Tim Travel2Lampung Menjadi Pemateri Fast Track Program Kampus Kridawisata

Di tempat terpisah, pemateri kedua Arief Nugroho juga menyampaikan pendapatnya tentang Fast Track Program. Menurutnya, program ini, Kridawisata termasuk berani dalam melakukan terobosan.

“Alhamdulillah ya, ini suatu program yang berani. Dalam artian ketika orang dalam posisi saat dunia seperti ini, Kridawisata berani melakukan sebuah terobosan. Karena, di dalam dunia pariwisata itu, ya memang harus banyak berani kreatif. Kalau tidak, ya kita akan tergerus oleh zaman. Saya dapat katakan, program ini bagus dan berani. Ya itu tadi, dalam keadaan seperti saat ini kita harus bisa memanfaatkan peluang dan juga waktu yang ada. Dengan percepatan-percepatan yang ada, juga pola yang saya pikir profesional, ya terlihat dari berbagai teman-teman narasumber yang memang sangat berkompeten dan keren, ya. Dan, saya ikut berbahagia karena menjadi salah satu bagian dari perubahan dan terobosan yang dilakukan oleh pihak Kridawisata ini,” kata Arief.

Baca juga:  Ngopi dan Networking Dinner Komisi Lampung

Arief melihat antuasiasme para peserta sangat tinggi. Namun, menurutnya antusiasme tinggi saja tidak cukup. Harus diimbangi juga dengan kerja keras dan kerja cerdas. Ketika berani memutuskan untuk terjun ke dunia pariwisata maka harus berani berkreasi, berani bekerja keras, dan berani bekerja cerdas.(Rid/E1)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-