FILM Sukmailang secara resmi merilis poster dan trailer-nya di CGV Transmart Bandar Lampung, Kamis (14/4). Para penonton tampak antusias saat mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Audi 3 CGV tersebut.
Film ini merupakan film layar lebar ketiga dari Genia Visinema. Rumah produksi ini merupakan perusahaan rintisan (start up) Komunitas Film Indie Pesawaran.
Berbeda dengan film pertama “Ayudia dan Jalan Pulangnya” yang bertema drama dan film kedua “Hikayat Pendekar Khakot” yang bertema action, Rizqon Agustia Fahsa, sang sutradara sukses menggarap film ketiga ini dengan genre berbeda, yaitu horor.
Acara dimulai dengan nonton bareng film “Ayudia dan Jalan Pulangnya” yang pernah tayang selama 27 hari di CGV dan sukses mengharu biru penonton. Setelah itu baru dilakukan pemutaran trailer film Sukmailang dengan durasi kurang lebih 2 menit 30 detik. Acara yang berlangsung meriah ini, diselingi juga dengan perkenalan dan wawancara talent dan crew.
Sang Sutradara , Rizqon Agustia Fahsa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas antusisme masyarakat, juga kepada semua pihak yang telah mendukung, baik secara langsung ataupun tidak langsung sehingga film ini lancar diproduksi sampai launching di bioskop.
Salah satu pemeran, Deddy Sulaimawan mengatakan bahwa dirinya dan beberapa pemeran pernah mengalami gangguan mistis saat proses shooting tengah malam. Terutama saat pengambilan adegan golden ccene di lokasi yang cukup angker.
“Di depan layar horor. Di belakang layar lebih horor. Wajib ditonton,” begitu ujar pria yang juga dikenal sebagai Dosen Bertualang ini.
Film Sukmailang diangkat dari cerita fiksi tentang hilangnya pendaki di Gunung Sukmailang. Para pemeran yang terlibat dalam pembuatan film ini antara lain Deddy Sulaimawan, Vikrad Malaz Madwar, Muktar Kelana, Humaidi Abas, Biavi Sazili, Sela Dwi Putri, Nabila Utami, Bagas Satria Wijaya, Meira Wulandari Yusuf, Enok Euis, dan Marta Sarnando.
Melihat antusiasme penonton, film yang rencananya akan diputar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia ini, diharapkan akan memberikan pengalaman mencekam bagi penontonnya. Dan tentunya juga sukses di industri perfilman Indonesia. Amin.(*ls/Ded)

