BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menurunkan 60 petugas kebersihan dan akomodasi pengangkut sampah, pada momentum bersih-bersih pantai Sukaraja yang diinisiasi Pandawara grup.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung, Budiman P Mega mengatakan, pihaknya turut serta bila ada sekolompok pemuda yang pedu lingkungan mau turut membersihkan pantai di Bandar Lampung.
“DLH akan mengerahkan sedikitnya 60 pertugas dan juga kendaraan angkut sampah milik Pemkot Bandar Lampung. Kita sudah kordinasi dengan camat setempat, tetapi kendaraan angkut akan tiba di sana setelah jam kerja,” ujar Bubdiman.
Menurutnya, mobil baru bisa digunakan setelah jam kerja, karena bila digunakan langsung ke sana, sampah di wilayah lain akan menumpuk karena tak terangkut.
“Karena mobil pengangkut sampah kita terbatas,” katanya.
Penilaian terkait pantai terkotor nomor 2 di Indonesia, Budiman ngatakan itu adalah penilaian mereka (Pandawara Group), jadi silahkan saja.
“Karena nyatanya banyak juga pantai yang kotor, tapi itu sudah biarkan saja, yang terpenting adalah kita bersih-bersih bersama,” ujarnya.
Sebenarnya lanjut Budiman, program bersih-bersih ini sudah lama dijalankan, bahkan pada saat Wali Kota sebelumnya Herman HN.
Bahkan daerah tersebut, sudah dilakukan pembersihan berkali-kali, hanya saja karena sampah dari kiriman dan terbawa air laut dan sampah nelayan maka kembali menumpuk.
“Jadi dengan kehadiran Pandawara Group kita bisa bersihkan lagi secara bersama-sama,” katanya. (*)






