Home Figur Budiharto: KPw BI Provinsi Lampung Turut Mengembangkan Pariwisata
Figur

Budiharto: KPw BI Provinsi Lampung Turut Mengembangkan Pariwisata

Pada artikel hasil wawancara sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI), Budiharto Setyawan, telah menjelaskan peranan pariwisata terhadap perekonomian dan bagaimana Bank Indonesia sebagai bank sentral memberikan dukungan terhadap pembangunan pariwisata.

Selanjutnya, Budiharto memaparkan, apa saja yang telah dilakukan BI di Lampung, dalam rangka pengembangan pariwisata

Menurut Budiharto, sejalan dengan visi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) di daerah yakni menjadi Kantor Perwakilan yang kredibel dalam mendukung kebijakan BI dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional menuju Indonesia Maju, KPw BI Provinsi Lampung turut mengembangkan pariwisata melalui implementasi beberapa fungsi KPw BI di daerah, yakni implementasi kebijakan ekonomi dan kebijakan system pembayaran di daerah.

Kridawisata Pendaftaran

Salah satu implementasi kebijakan ekonomi yang dilakukan adalah melakukan pengembangan kain tapis dan batik Lampung sebagai komoditas ciri khas daerah. Pengembangan tersebut meliputi bantuan teknis dalam hal pengembangan produk (kain, pakaian ready to wear dan souvenir) yang dilakukan bekerjasama dengan desainer nasional Wignyo Rahadi dan Nola Marta,  bantuan Program Sosial Bank Indonesia alat produksi, proses kurasi, fashion show di dalam maupun di luar negeri, serta bantuan pemasaran termasuk melalui pelatihan e-commerce untuk masuk ke dalam pasar digital.

Baca juga:  Handitya Narapati: Saat New Normal Diberlakukan, SOP Protokol Kesehatan Wajib Diikuti Industri, Karyawan maupun Pengunjung

“Berbagai upaya pengembangan ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi UMKM maupun perekonomian Lampung,” terang Budiharto.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah penghargaan juga telah diraih KPw BI Provinsi Lampung dalam pengembangan tapis dan batik ini, antara lain peringkat pertama Lomba Selendang Indonesia tahun 2018 di Jakarta serta Pembina UMKM Kerajinan Lampung dan Batik Lampung Binaan Terbaik pada acara Lampung Craft 2020.

“Selain budaya wastra, KPw BI Provinsi Lampung melakukan pendampingan serta memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk pengembangan produk makanan unggulan daerah sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas hingga luar negeri,” imbuh pejabat yang dilantik 2 tahun lalu.

Budiharto kemudian menyebutkan kopi, salah satu produk unggulan Lampung yang dikembangkan oleh KPw BI Provinsi Lampung. Bantuan teknis diberikan kepada UMKM binaan, mulai dari budidaya kopi hingga pembuatan produk turunan kopi yang berkualitas. Dukungan sarana dan prasarana juga diberikan untuk menghasilkan produk turunan kopi yang berkualitas tersebut.

Baca juga:  Damara: Generasi Milenials Punya Peran Penting dalam Mendukung Pembangunan Pariwisata

KPw BI Provinsi Lampung juga berperan aktif mendukung promosi kopi robusta Lampung melalui kegiatan Festival Kopi Lampung 2019 yang diadakan oleh pemerintah Provinsi Lampung. Pada kegiatan ini, KPw BI Provinsi Lampung bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung berhasil memecahkan Rekor MURI “Minum Kopi oleh Perempuan Terbanyak”. Selain kopi, KPw BI Provinsi Lampung juga membina UMKM keripik pisang hingga kurasi untuk dapat diterima di pasar luar negeri.

T-shirt 120

Selanjutnya, dalam mendukung atraksi pariwisata Lampung, KPw BI Provinsi Lampung berkontribusi nyata menjaga kelestarian budaya Lampung. Melalui Program Sosial Bank Indonesia, KPw BI Provinsi Lampung memberikan bantuan sejumlah alat music dan kostum tari kepada kelompok Budaya Lamban Balak di Kota Bandar Lampung.

Baca juga:  Budiharto: Sejak 2019, Berbagai Langkah Sinergi Kebijakan telah Ditempuh untuk Mendorong Kinerja Pariwisata

Ia pun menyebutkan sejumlah kegiatan promosi pariwisata, yang diselenggarakan dan diikuti melalui aktivitas pameran dan promosi digital, seperti Karya Kreatif Indonesia, Internasional Sharia Economic Festival, Festival Ekonomi Syariah, Festival Lampung Syariah, Festival Kopi Nusantara, Fashion Show, Lampung Craft 2020, Festival Kopi Lampung, Virtual Trade Show (Houston), dan lainnya.

Sementara itu, dukungan implementasi kebijakan system pembayaran di daerah terhadap sector pariwisata antara lain dilakukan melalui penyediaan pembayaran tiket masuk secara non tunai menggunakan Quick Response Indonesian Standards atau QRIS di sejumlah destinasi wisata, seperti Lembah Hijau, Slanik Pool, Pantai Tegal Mas, dan Puncak Mas.

“Penyediaan tiket non tunai ini selaras dengan upaya mempersiapkan new normal  sector pariwisata di Lampung,” kata Budiharto mengakhiri wawancara. (ded)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-