• Menara Siger
Home Kabar Lampung, News ACT Se-Sumbangsel Ajak Masyarakat Bantu Warga Penyintas Banjir di Malang
Kabar LampungNews

ACT Se-Sumbangsel Ajak Masyarakat Bantu Warga Penyintas Banjir di Malang

BANJIR di Malang dan Kota Batu pada Kamis (4/11) kemarin, mulai surut. Namun, ACTNews menerima laporan dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang bahwa lumpur dan sisa-sisa material banjir masih memenuhi ruas-ruas jalan di daerah terdampak. Kondisi ini menyebabkan pengungsi belum bisa kembali ke rumahnya. Mereka memilih untuk menetap di sejumlah posko pengungsian.

Melihat kondisi tersebut, 10 cabang ACT yang berada diwilayah Sumatera Bagian Selatan tak henti mengajak masyarakat untuk membantu warga penyintas bencana tersebut. Tak hanya ajakan melalui sosial media, beberapa daerah sudah bersiap menggerakan relawan MRI dan Komunitas untuk turun ke jalan menggalang dana.

Selain itu, beberapa influencer, akun publik, Komunitas, Sekolah, UMKM, Masjid hingga Corporate siap untuk menginfokan kondisi terkini berkaitan dengan kejadian banjir di Malang, dan juga mengajak masyarakat mengumpulkan bantuan terbaik.

Kridawisata Pendaftaran
Baca juga:  Peringati Hari Anak Nasional, Riana Sari Arinal Hadiri Penggalangan Dana Anak Penderita Kanker dan Lomba Mewarnai

Menurut Kepala Cabang ACT Bandar Lampung Fajar Yusuf Dirgantara, saat ini berdasarkan laporan terkini tim relawan yang berada di lapangan, banyak sekali rumah yang masih terendam lumpur tebal dan sulit diakses. Banyak fasilitas milik warga seperti kandang hewan, itu banyak yang hancur. Beberapa rumah juga ada yang jebol usai diterjang banjir. Tm relawan ACT Malang mencatat ada dua korban jiwa. Lalu, juga masih ada belasan yang hilang.

Bantuan kemanusiaan darurat pun segera didistribusikan ACT Malang untuk para pengungsi. Ratusan porsi makanan siap saji dan sejumlah pakaian hangat diberikan untuk pengungsi di Klojen dan Polehan pada Jumat (5/11) pagi. Kedua lokasi ini merupakan yang terdampak cukup parah.

Baca juga:  Penutupan Festival Kemilau Tapis Lampung

Di Klojen, ada sekitar 194 warga yang mengungsi karena rumahnya belum aman. Bantuan pangan menjadi sangat darurat karena mereka tidak bisa mempersiapkan makanan sama sekali ketika pagi hari. Selain itu, juga belum didirikan dapur di tempat pengungsian, sehingga mereka belum bisa menyiapkan makanan.

Fajar menambahkan, saat ini tim ACT dan relawan MRI tengah meninjau lokasi bencana untuk distribusi bantuan berikutnya.

“Insyaallah, akan ada bantuan medis dan obat-obatan untuk pengungsi. Selain itu, jika memungkinkan, akan diaktivasi dapur umum untuk memudahkan pengungsi mendapatkan makanan. Pah Jejama Kham Bantu Warga Terdampak”, jelasnya.(*ls/Ded/E1)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-