Home Exclusive, Figur Damara: Generasi Milenials Punya Peran Penting dalam Mendukung Pembangunan Pariwisata
ExclusiveFigur

Damara: Generasi Milenials Punya Peran Penting dalam Mendukung Pembangunan Pariwisata

Sebagai mayoritas pelaku kegiatan traveling, kaum milenials memiliki posisi yang strategis dalam perkembangan pariwisata. Tidak hanya sekadar berwisata, generasi yang akrab dengan internet ini, juga membagikan pengalamannya lewat media sosial. Artinya, mereka telah ikut membantu mempromosikan pariwisata. Tentunya, sangatlah penting mendengar pendapat dan opini dari mereka.

Damara Saputra adalah salah satu milenials Lampung yang sangat akrab dengan dunia pariwisata. Bagaimana tidak, selain memiliki hobi jalan-jalan dan berkegiatan sosial, pria kelahiran Simaninggir, 06 Nopember 1993 ini, juga berprofesi sebagai dosen di Program Studi Perjalanan Wisata, Politeknik Negeri Lampung. Ia juga merupakan founder dari Voluntourism, sebuah kegiatan gabungan antara jalan-jalan (rekreasi) ke objek-objek wisata sambil melakukan bakti sosial. Kegiatan ini juga berupaya untuk mengajak anak muda Lampung untuk lebih mengenal dunia pariwisata-nya sendiri.

Dalam suatu kesempatan wawancara, Damara mengatakan bahwa berwisata bagi dia adalah kebutuhan. Dia juga sepakat dengan pengertian bahwa wisata adalah perjalanan seseorang atau kelompok dari satu daerah kedaerah lain dengan tujuan bersenang-senang, mengembangkan diri dan mempelajari hal unik didaerah tersebut untuk sementara waktu.

Kridawisata Pendaftaran
Baca juga:  Budiharto: Sejak 2019, Berbagai Langkah Sinergi Kebijakan telah Ditempuh untuk Mendorong Kinerja Pariwisata

“Dengan berwisata, kebutuhan akan rileksasi, pengembangan diri dan menambah wawasan saya, terpenuhi”, kata Damara.

Saat ditanya mengenai kondisi pariwisata Lampung saat ini, alumnus D-4 Usaha Perjalanan Wisata Universitas Riau dan S-2 Perencanaan Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung ini, menjelaskan secara akademis.

Menurutnya, kalau dilihat berdasarkan matrix tourism area life cycle (TALC) yang dicetuskan oleh Buther, seorang ahli Pariwisata, kondisi pariwisata Lampung saat ini masih dalam tahap berkembang (develompment). Pengembangan daya tarik wisata, fasilitas wisata, akses, layanan tambahan dan kebijakan, sedang digalakkan oleh pihak Pemerintah Daerah.

Dari segi kunjungan wisata, Lampung masih belum menjadi primadona bagi wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancara negara. Menurut data Badan Pusat Statistika 2019 (Januari-Juni), menujukkan bahwa Bali masih memiliki jumlah tertinggi, disusul oleh Kepulauan Riau dan Jakarta.

Damara sangat optimis dengan potensi dan masa depan pariwisata Lampung. Dia mengatakan bahwa potensi pariwisata Lampung sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.

Baca juga:  Budiharto: KPw BI Provinsi Lampung Turut Mengembangkan Pariwisata

“Lampung memiliki atraksi atau daya tarik wisata yang melimpah, mulai dari alam, budaya dan buatan. Kedepannya perlu pengembangan yang lebih aktif. Jika Pemerintah Daerah dan masyarakat Lampung berkomitmen untuk serius mengembangkan kepariwisataan di Lampung, Lampung akan menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan yang tentunya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)”, kata penerima bea siswa LPDP ini.

T-shirt 120

Dia menambahkan, bahwa dalam membangun sebuah daerah pariwisata, ada 5A yang perlu diperhatikan. Attraksi, Ameniti, Akomodasi, Aksessibiliti, dan Ancillari. Yang menjadi pekerjaan rumah dalam pembangunan pariwisata Lampung saat ini adalah dari segi ameniti, aksessibiliti, ancillari.

Ameniti pada sejumlah objek wisata masih terbatas, aksessibiliti juga masih terbatas khususnya dalam hal konektivitas penerbangan langsung dan transportasi lokal yang terpadu. Dari segi ancillari (kelembagaan), peranan kelembagaan pariwisata di berbagai daerah di Lampung masih belum terlihat bahkan masih ada beberapa daerah yang belum memiliki kelembagaan sama sekali misalnya kelompok sadar wisata (pokdarwis), kelompok pengrajin souvenir dan lain-lain.

Baca juga:  Kampus Kridawisata Menghadiri Soft Opening Hotel Rid's Palembang

Sebagai bagian dari kaum milenias, Damara menilai bahwa generasi milenials punya peran penting dalam mendukung pembangunan pariwisata. Generasi milenials dapat berperan sesuai dengan passion-nya masing-masing. Bisa menjadi pengusaha, atau enterpreneur yang akan terus menciptakan kreasi dan inovasi produk wisata. Bisa menjadi vloger,bloger atau selebgram yang akan terus mempromosikan pariwisata Lampung di media sosial. Bisa menjadi aktivis kelembagaan di bidang pariwisata, yang akan mengembangkan potensi wisata daerah masing-masing. Atau setidaknya, bisa menjadi tourist generation area (daerah penghasil wisatawan) atau explorer untuk pariwisata Lampung sendiri tanpa harus jauh-jauh ke daerah lain di luar Lampung.

“Kalau kata milenials Lampung sih, main di Lampung aja geh! Lampung itu indah” kata Damara menutup wawancara. (Ded/E1)

Author

admintravel2lampung

Join the Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-