• Menara Siger
Home Kabar Lampung, News Diskominfotik Gelar Diskusi tentang Pengembangan Wisata Hutan
Kabar LampungNews

Diskominfotik Gelar Diskusi tentang Pengembangan Wisata Hutan

DINAS Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung bersama Penggiat Media Sosial (Medsos) menggelar Diskusi mengenai Pengembangan Wisata Hutan Provinsi Lampung, di Objek Wisata Lengkung Langit 2 (8/9).

Kegiatan  tersebut dibuka Kadis Kominfotik Ganjar Jationo, serta menghadirkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir. Y.Ruchyansyah dan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Ulida Rebeca Hutagalung sebagai narasumber.

Hadir juga Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Lakoni Ahmad, S.H. M.H, Kepala Bidang Tata Kelola PBE Arief Nugroho, S.E. Msi, serta para Penggiat Media Sosial yang ada di Provinsi Lampung.

Kridawisata Pendaftaran

Dalam sambutannya, Ganjar Jationo menyampaikan bahwa keberadaan para penggiat media sosial ini sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi yang tidak bisa disampaikan secara langsung kepada masyarakat yang ada di pelosok pedesaan.

Baca juga:  Sri Mulyani: Pasar Modal Indonesia Teruji Melalui Berbagai Peristiwa

Terkait dengan tema diskusi, yakni hutan yang akan dijadikan objek wisata dengan tidak harus merubah atau merusak, hanya sedikit polesan agar menjadi tempat wisata .

Sementara itu, Ulida Rebeca Hutagalung menyampaikan bahwa hutan akan dijadikan Wisata dan Pengembangan pramedia ekowisata  terkait dengan wisata hutan.

“Sekarang diberikannya keleluasaan oleh presiden dan menginginkan wisata hutan  untuk memiliki hasil hutan dan memanfaatkan hutan tersebut   yaitu ekowisata yng paling pas di hutan,” ujar Ulida.

Kebijakan pariwisata, tambahanya yang harus di edukasi yaitu masyarakat yang ada di sekitar hutan itu bagaimana caranya masyarakat menjadikan hutan itu sebagai  peluang.

Ekowisata bentuk wisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian area yang masih alami  atau bisa dusebut (natural area), memberi manfaat secara ekonomi dan menjaga keutuhan budaya bagi masyarakat setempat.

Baca juga:  Gubernur Arinal Djunaidi Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali PON XX

Poit penting pengelolaan ekowisata, yang pertama ada aspek destinasi dan aspek market. Aspek market pembangunan ekowisata berwawasan lingkungan,  ekowisata tidak melakukan eksploitasi alam, tetapi hanya menggunakan jasa alam dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan, fisik/dan psikologis wisatawan.

Selanjutnya, Kadis Kehutanan Provinsi Lampung menyampaikan bahwa hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hanya yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya.

Program kegiatan Dinas Kehutanan di setiap bidang, diarahkan untuk meningkatkan indeks tutupan lahan dan mengurangi efek GRK (Gas Rumah Kaca). Wisata Hutan menawarkan potensi hutan bagus yang menghasilkan bentang alam yang indah air yang jernih dan udara yang sejuk.

Baca juga:  Pemprov Lampung-KPK RI Gelar Workshop Peningkatan Integritas Badan Usaha

Untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar hutan, dengan demikian diharapkan kondisi hutan akan tetap baik dan segala potensi dalam kawasan hutan (termasuk potensi wisata) tetap terjaga.(*ls/Lam/Ded)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-