ANGGOTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yulianto Sudrajat menyampaikan bahwa peran perguruan tinggi cukup signifikan bagi KPU dalam rangka membangun proses-proses demokratisasi dan memberikan kontribusi penuh dalam kepemiluan.
Hal itu disampaikan Yulianto saat memberikan arahan secara daring pada Rapat Koordinasi Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KPU dengan Perguruan Tinggi dan KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY yang digelar KPU DIY, Rabu (13/7).
Menurutnya, KPU mendukung dan mengapresiasi rencana kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi di DIY yang akan dilaksanakan 26 Juli 2022. Ketujuh perguruan tinggi tersebut, yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
“Khusus perguruan tinggi yang strategis di DIY, KPU memandang ini adalah bagian yang harus dilakukan langsung di KPU,” ujar Yulianto dalam keterangannya, Rabu (13/7).
Ia mengungkapkan alasan pentingnya kerja sama ini. Ada beberapa agenda berkaitan akademik yang dibutuhkan KPU selain tata kelola pemilihan umum (pemilu) yang selama ini telah berjalan dengan beberapa perguruan tinggi.
“Tentu dari sisi pengembangan sumber daya manusia (SDM), kebutuhan riset dan penelitian,” ucap Yulianto.
Selain itu, kerja sama dengan perguruan tinggi ini menjadi titik poin KPU ke depan terkait dengan rekrutmen KPPS untuk bisa bekerja sama dengan kampus.
“Menggandeng mahasiswa melalui program Merdeka Belajar untuk menjadi petugas di penyelenggaraan pemilu,” ucap Yulianto lagi.
Terkait dengan kerja sama dengan pemda, menurut Yulianto, selama ini telah berjalan dan kerja sama KPU DIY dengan Pemda DIY ini menjadi penegasan kembali dukungan pemda kepada KPU menyongsong Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024.
“Mengingatkan kembali dan hal ini adalah bagian dari komunikasi secara kelembagaan dengan pemda agar support bisa lebih maksimal kepada KPU yang saat ini sudah memasuki tahapan pemilu dilanjutkan tahapan pilkada serentak,” tutup Yulianto.(*ls/kpu/ded)






