PROVINSI Lampung kembali menunjukkan prestasinya di kancah nasional. Kali ini, prestasi dicapai dalam dunia olahraga pada event PON XX di Papua. Kontingen Lampung meraih medali emas dari cabang olahraga (cabor) softball, dan Muaythai. Sedangkan, medali perak disumbangkan oleh Baseball.
Tim softball putra Lampung yang diasuh Yolly Marisco meraih posisi pertama setelah mengalahkan DKI Jakarta dengan skor 7-3 pada pertandingan grand final, di Lapangan AURI, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10).
Tiga hari sebelumnya, atlet muaythai Mitra Waruwu menang telak dan meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Sulawesi Selatan Zul Bimantara pada laga final di GOR STT GIDI, Kabupaten Jayapura. Mitra Waruwu yang turun di kelas 54 kg.
Menurut pelatih muaythai Lampung Khairil Annas, anak asuhnya itu pernah bertemu Zul Bimantara di seleknas. Saat itu Mitra dapat mengalahkannya. Raihan medali emas di cabang muaythai ini sudah diprediksi sebelumnya.
“Sebelumnya sudah pernah bertemu di semifinal. Begitu juga Zul, di seleknas. Waktu itu saya menang. Jadi, sedikit banyak sudah tahu cara bertandingnya. Saya mohon doa dan dukungan agar bisa menyumbang emas untuk Lampung,” kata Mitra sesaat sebelum bertanding.
Selanjutnya, medali perak disumbangkan oleh tim baseball setelah harus mengakui keunggulan tim DKI Jakarta pada pertandingan grand final di Lapangan AURI, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10). Skor yang didapat ialah 2-5.
Ketua Pengprov Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Lampung Rahmad Mirzani Djausal tetap mengapresiasi pencapaian tersebut.
“Seluruh tim sudah bekerja keras. Apa pun hasilnya harus kita apresiasi. Ini yang terbaik bisa kita berikan kepada masyarakat Lampung,” kata Mirzani.
Menurutnya, beban mental dan stamina yang menjadi faktor kegagalan Basebell Lampung meraih medali emas.
“Semua ini menjadi bahan evaluasi kita, untuk memperbaiki segala kekurangan. Termasuk upaya regenerasi pemain. Agar di PON selanjutnya, kita bisa meraih medali emas,” terangnya lagi.(*ls/E1)






