PROVINSI Lampung memiliki 8 Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD), diantaranya ialah Gunung Krakatau-Sebesi-Gunung Rajabasa dan sekitarnya, Kota Bandar Lampung, Pesisir Pantai Teluk Betung-Pesawaran, Kiluan dan Kelumbayan, Pesisir Pantai Barat Lampung di Kabupaten Pesisir Barat, TN BBS, Danau Ranau dan sekitar Kabupaten Lampung Barat, serta Taman Nasional Way Kambas dan sekitarnya.
Hal tersebut diampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Qudrotul Ikhwan pada saat kunjungan Paguyuban Duta Besar RI ke Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung, Rabu (5/10).
Lampung juga memiliki Kampung Kopi Rigis Jaya yang merupaka salah satu desa penghasil kopi terbaik di Kabupaten Lampung Barat. Selain sebagai destinasi wisata, lokasi ini juga menjadi sarana edukasi tentang kopi. Pengunjung dapat belajar berbagai hal tentang kopi, mulai dari pertaniannya, pengolahan, serta penyeduhan. Semua itu dilengkapi juga dengan alam yang sejuk dan indah.
Kampung Kopi juga pernah meraih Juara 3 Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021 untuk Kategori Rintisan.
Dalam kesempatannya, Qudratul juga memaparkan pembangunan Bakauheni Harbour City yang telah dimulai dan ditandai dengan Ground Breaking pada tanggal 27 Oktober 2021 yang lalu. Pembangunannya meliputi Masjid BSI, Area UMKM, Renovasi Menara Siger, Creative Hub, Housing Development dan Enterpreneur Center.
Untuk Pembangunan tahap selanjutnya, akan dibangun Theme Park Krakatau, termasuk pembangunan Museum Krakatau. Rencana pengembangan merupakan kerjasama sinergi antara PT. Hutama Karya, PT. ASDP Indonesia Ferry, dan Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT. ITDC sebagai pengelola kawasan.(*ls/Lam/Ded)





