Home Pariwisata, Sharing Travel Experience Berjalan di Atas Pasir dari Pantai Ketapang ke Pulau Mahitam
PariwisataSharing Travel Experience

Berjalan di Atas Pasir dari Pantai Ketapang ke Pulau Mahitam

PANTAI Ketapang merupakan salah satu pantai yang terdapat di Kabupaten Pesawaran. Letaknya berada di Jl. Mahitam, Hanura. Dari Kota Bandar Lampung, jaraknya sekitar 30 km dengan waktu tempuh 1 jam lebih dikit.

Jalan menuju ke pantai yang mulai ramai dikunjungi sejak 2017 ini cukup bagus. Pengunjung biasanya datang menggunakan motor, pribadi bahkan bus. Sepanjang perjalanant akan tersaji pemandangan alam juga perkampungan penduduk.

Pengunjung yang datang menggunakan motor dikenakan tiket masuk Rp25.000, sedangkan untuk mobil Rp50.000. Berbagai fasilitas telah tersedia lengkap, antara lain tempat parkir, mushola, warung makan, gazebo, kamar mandi, dan berbagai sarana liburan lainnya. Termasuk penyewaan all terrain vehicle (ATV) untuk  dewasa dan anak-anak.

Banner Ruparupa Special Online

Advertisement

Baca juga:  Dayn Waterboom, Wahana Air di Tepi Pantai

Pantai Ketapang merupakan tempat rekreasi yang cocok, baik untuk keluarga, komunitas ataupun pasangan. Destinasi ini sangat ramah bagi segala kalangan. Namun yang paling mendominasi ialah kaum milenial yang familiar dengan internet dan juga suka dengan petualangan atau perjalanan.

Cukup wajar, pantai ini memang menyajikan pemandangan yang sangat indah. Hampir di setiap sudut terdapat spot-spot foto yang instagramable untuk diunggah di akun media sosial. Selain itu, juga banyak tempat untuk bersantai sambil menikmati suasana.

Pantai Ketapang seringkali digunakan untuk tempat berkemah. Namun, untuk perlengkapan seperti tenda, alat masak dan lain-lain, harus membawa sendiri. Pengunjung yang berkemah biasanya menggantungkan hammock diantara pepohonan kelapa. Saat malam hari, mereka juga membuat api unggun.

Baca juga:  Cumi dan Semur Jengkol, Menu Primadona di Warung Nasi Uduk Bu Kiting.

Ada lagi yang unik. Dari Pantai Ketapang ini, pengujung juga dapat berjalan kaki, melewati hamparan pasir menuju Pulau Mahitam. Hal ini bisa dilakukan saat air laut sedang surut. Jika tidak, untuk menyeberang ke sana pengunjung dapat menyewa perahu.*

 

Seedbacklink

Advertisement

Penulis: Muhammad Farhan (Mahasiswa Prodi. Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Lampung)
Editor: Ded

Kabin Bagasi Koper Tas Travel Polo

Advertisement

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-Untuk kerjasama promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner, sponsored article, dan penayangan banner, silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com-