• Menara Siger
Home Kabar Lampung, News Plt. Kadis Perkebunan Lampung Buka Kegiatan Kadaireka
Kabar LampungNews

Plt. Kadis Perkebunan Lampung Buka Kegiatan Kadaireka

PLT. Kepala Dinas Perkebunan  Provinsi Lampung, Yuliastuti membuka kegiatan  Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta (Kadaireka) Lampung dengan  “Program Geotorism-Coffee: Geowisata Kopi” secara virtual, bertempat di Ruang Command Center Lt. II Diskominfotik Provinsi Lampung, Rabu (31/8).

Hadir dalam Acara Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Bidang pada Bappeda, dan Kepala Bagian pada Biro Perekonomian.

Yuliastuti saat membacakan Sambutan Gubernur, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung adalah penghasil kopi terbesar kedua di Indonesia dengan produksi kurang lebih 200 ribu ton per tahun.

Kridawisata Pendaftaran

Beberapa daerah penghasil kopi dari Lampung yaitu Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat.

Kecamatan Ulubelu, Tanggamus merupakan salah satu lumbung kopi robusta dan memberikan kontribusi 40 persen dari total hasil kopi di Lampung.

Baca juga:  Pemprov Lampung Ikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi Progres Pembangunan Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional

Selain kopi, Ulubelu juga memiliki potensi lain berupa tambang emas, serta potensi pariwisata.

Ada juga potensi potensi panas bumi (geothermal energy) yang dapat dimanfaatkan, tidak hanya untuk Kabupaten Tanggamus. Kapasitas yang dimilikinya ialah 2×55 megawatt.

Ulubelu yang memiliki potensi ekonomi besar dan sangat menjanjikan, dapat menjadi tulang punggung perekonomian Provinsi Lampung. Berbagai potensi sumberdaya alam yang ada di Kawasan Ulubelu tersebut, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Untuk itu, Ulubelu harus mampu menumbuhkan ekonomi kerakyatan di desa melalui ekonomi kreatifnya dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki. Tentunya dengan didukung dan diarahkan oleh Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten.

Pemprov memiliki program unggulan, yaitu Desa Berjaya. Melalui program Smart Village dan Smart School, desa-desa didorong menjadi cerdas, memahami potensi desa, memetakan apa yang menjadi nilai positif dari desa, dan mengembangkannya dengan optimal.

Baca juga:  Gubernur: ICMI Memiliki Peran Penting dalam Pembangunan Daerah Lampung

Seluruh penggerak desa, mulai dari aparatur desa, anak-anak muda di desa, seluruh kelompok-kelompok, dan elemen-elemen yang ada di desa semuanya bergerak secara harmonis ke arah kemajuan desa.

Dalam hal ini secara konkrit, dimana ada sumber daya alam dan sumber daya manusia yang beroperasi secara maksimal diharapkan bisa bekerja sama menuju kesejahteraan desa dengan berbagai sistem yang ada.

Saat ini, kolaborasi antara dunia usaha, perguruan tinggi serta masyarakat merupakan konsep triple bottom yang banyak dikembangkan. Kadaireka ini sejalan dengan program prioritas Pemprov, khususnya di dalam pengembangan sektor pendidikan dan pariwisata, berdasarkan potensi yang ada dengan melibatkan perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat.

Baca juga:  Perkembangan Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok pada Akhir Juli

“Saya berharap dari kegiatan Geowisata Kopi ini, dapat membantu memberikan banyak pelajaran baru dan mampu memberi pemahaman lebih jauh lagi tentang apa itu geowisata dan juga ini menjadi momentum bagi kita untuk bekerjasama lebih erat lagi dengan semua stakeholder untuk mampu meningkatkan kualitas produk-produk geowisata kita,” ucap Yuliastuti.(*ls/Lam/Ded)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published.

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-