Home Destinasi Menikmati Teduhnya Taman Merdeka di Kota Metro
Destinasi

Menikmati Teduhnya Taman Merdeka di Kota Metro

Metro, sebuah kota kecil dan nyaman, yang menjadi bagian  dari Provinsi Lampung. Kota ini mempunyai  jumlah penduduk sekitar  160 ribu jiwa yang mendiami wilayah seluas 68 km2. Metro tertata dengan cukup rapi. Tak heran, jika dilihat dari sejarahnya, kota ini memang sudah diatur dan direncanakan sejak awal berdirinya, pada era kolonial di petengahan tahun 1930-an.

Pada saat itu, pemerintah kolonial Belanda telah memberlakukan tata kota. Wilayah Metro diatur sesuai peruntukannya, antara lain; daerah pemukiman, perkantoran, fasilitas sosial, pertanian, bisnis, jaringan jalan, bahkan jaringan irigasi. Hingga kini, peninggalan era kolonial tersebut masih terasa.

Ada satu taman, letaknya tepat di jantung kota. Namanya Taman  Merdeka. Taman tersebut dikelilingi oleh jalan utama, yaitu; Jalan A.H. Nasution di sebelah utara, Jalan Ahmad Yani di sebelah timur dan Jalan Z.A. Pagaralam di sebelah selatan.

Kridawisata Pendaftaran

Bagi masyarakat Metro dan sekitarnya, tentu tidak asing lagi dengan taman tersebut. Taman Merdeka merupakan salah satu tempat wisata andalan warga. Muda/tua, pria/wanita, keluarga/lajang, sendiri/bersama teman, tampak menikmati suasana taman yang hijau dan rindang. Ada banyak pohon besar tumbuh di taman, membuat taman ini berfungsi layaknya paru-paru kota. Begitu juga beberapa tanaman hias yang lebih kecil dan rumput, menambah indah dipandang mata.

Baca juga:  Taman Jomblo, Tempat Wisata yang Lagi Nge-hits di Pringsewu

Selain diisi dengan keindahan alami, Taman Merdeka juga dihiasi dengan hasil seni berupa tugu dan prasasti. Ada satu tugu yang menjulang tinggi, belasan meter, berdiri kokoh tepat  di tengah taman. Tugu tersebut berdiri dalam lingkaran kolam yang dihiasi oleh air mancur. Tugu tersebut dinamakan Tugu Meterm, dari bahasa Belanda yang artinya pusat. Kata Meterm merupakan asal nama kota Metro.

Sebelah utara taman, yaitu sisi ke arah Jalan A.H. Nasution, terpasang sebuah batu prasasti. Prasasti terebut bukanlah prasasti peninggalan jaman kerajaan nusantara, tapi dibuat di era moderen. Prasasti tersebut merupakan pernyataan bahwa Kabupaten Lampung Tengah telah bebas dari buta aksara dan angka. Memang, sebelum pindah ke Gunung Sugih, ibukota Kabupaten Lampung Tengah tadinya adalah Metro. Pada akhirnya, tahun 1999 status Metro meningkat menjadi kotamadya dan pisah dari Kabupaten Lampung Tengah. Sayangnya, tulisan tanggal prasasti tersebut dibuat sudah tidak terlalu jelas. Tapi masih tampak, yang meresmikan adalah Bapak Poedjono Pranyoto, selaku Gubernur/Kepala Daerah Tk. I Lampung. Beliau adalah Gubernur Lampung dua periode, yaitu 1988-1993 dan 1993-1998.

Baca juga:  Liburan yang Sangat Berkesan di Pantai Karang Putih

Taman Merdeka semakin cantik dengan dipasangnya beberapa akseoris, lampu dan bangku taman untuk istirahat…atau melamun mungkin 🙂 ..atau untuk tempat mencari inspirasi… atau malah mencari teman hidup 🙂 . D

Di pinggir taman, dipasang  Asmaul Husna dalam tulisan Arab beserta artinya. Tulisan Asmaul Husna dipasang berjejer mengelilingi taman juga mengelilingi Masjid Taqwa yang berada di sebelah barat taman. Masjid Taqwa dan Taman Merdeka memang letaknya bersebelahan bahkan  menyambung menjadi satu bagian. Seolah-olah mengingatkan pengunjung taman, untuk tidak hanya menikmati keindahan dunia, tapi kejar juga keindahan akhirat. Selain kegiatan agama, di masjid tersebut  juga dilakukan kegiatan sosial dan olahraga. Pada saat penulis berkunjung, tampak beberapa orang sedang latihan beladiri di halaman masjid. Yang lain, tampak sedang duduk menikmati suasana dan kemegahan masjid.

Di sebelah selatan taman, diseberang Jalan Z.A. Pagaralam, berdiri rumah dinas para pemimpin Kota Metro, antara lain; Rumdis Walikota, Rumdis Ketua DPRD dan Rumdis Wakil Walikota. Menunjukkan kedekatan hubungan antara pemimpin dan rakyatnya.

T-shirt 120
Baca juga:  Keindahan Alam dan Karya Seni di Taman Fosil

Oh..iya…,bagi pengunjung yang membawa anak kecil, pasti anaknya akan senang sekali main ke Taman Merdeka ini. Bagaimana tidak, di sana ada berbagai macam mainan dan hiburan anak. Yang paling seru adalah odong-odong, juga andong. Dengan menaiki odong-odong, sang buah hati akan diajak berkeliling seputaran Taman Merdeka dan Masjid Taqwa. Begitu juga dengan andong, kereta yang ditarik oleh kuda.

Untuk masalah perut, jika pengunjung tidak membawa bekal, jangan takut kehausan ataupun kelaparan. Di Taman Merdeka dan sekitarnya, ada banyak sekali penjual makanan dan minuman. Tinggal pilih mau yang mana. Sesuai selera masing-masing. Tapi.., jangan lupa bayar ya……. 🙂

Ookehhh..sekian dulu., nanti Admin sambung lagi dengan tulisan tentang destinasi wisata lainnya..,tapi jangan lupa ya..untuk teman-teman yang sedang berkunjung ataupun sekedar lewat di Metro..coba mampir di Taman Merdeka,……..Merdeka!!!!!! (fou)

Author

admintravel2lampung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-Untuk kerjasama (promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner dan penayangan banner), silahkan hubungi e-mail: admin@travel2lampung.com atau WA: 08117230050-